SeputarUMKM - Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mengadakan diskusi panel yang bertemakan Strategi Perlindungan hukum terhadap dunia usaha khususnya koperasi dan UMKM dalam menyongsong ASEAN Economy Community 2015.
Ketua Umum Kadin DKI Eddy Kuntadi mengatakan, Kadin DKI bersama beberapa pihak dan pemerintah pusat telah mendiskusikan persoalan-persoalan untuk persiapan UMKM dalam menghadapi MEA.
"Kadin telah diamanatkan sesuai Undang-Undang tahun 1987 bahwa Kadin harus membina dan mengembangkan kemampuan usaha baik yang kecil, menengah hingga besar," ujarnya saat ditemui di Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (25/9/2014).
Dirinya mengatakan UMKM merupakan posisi yang sangat besar dan strategis dalam ekonomi bangsa. Dan telah berkontribusi lebih dari 90 persen terhadap perekonomian Indonesia.
"Kadin mewakili DKI dalam program kerjanya, banyak yang harus dilakukan, karena UMKM merupakan penyumbang terbesar dalam pertumbuhan ekonomi bangsa," tuturnya.
Dirinya mengaku UMKM situasinya sangat rentan mendapat tekanan baik dari pihak internal maupun eksternal. "Untuk itu dalam menghadapi persaingan bebas kita menjadi penting untuk membahas langkah-langkah ke depan," imbuhnya.
Dirinya juga mengatakan ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan untuk mengembangkan UMKM Indonesia agar bisa bersaing dengan produk luar nantinya saat menghadapi MEA.
"UMKM masih kurang akses terhadap manajemen modern dan masih bertahan pada teknologi tradisional, dan UMKM selalu berkutat dalam negeri, lalu juga keberpihakan kebijakan keputusan yang dilakukan pemerintah, dan ini kondisi yang harus diperhatikan," jelasnya.[okezone]

0 Response to "Kadin: UMKM Penyumbang Terbesar Ekonomi RI"