Produk UKM Lokal Kurang Bersaing


SeputarUMKMHingga kini, produk UKM (Usaha Kecil Menengah) lokal masih kurang bersaing. Bahkan, produk yang memenuhi etalase pertokoan di Siantar didominasi produk luar, seperti makanan dan minuman.

Kadisperindag Siantar Zaenal Siahaan mengaku, UKM dan Koperasi di Kota Siantar dianggap belum mampu menyediakan hasil prosuksi secara kontinyu. Yang terjadi selama ini, kebanyakan orderan produk UKM Siantar sering tidak lancar.

Sehingga ketika pasar meminta orderan dalam jumlah besar atau jumlah mendadak, si pelaku UKM tidak mampu memenuhi permintaan tersebut. “Sebenarnya, hasil UKM dari Kota Siantar sudah banyak tapi kebanyakan tidak mampu memberikan orderan sesuai permintaan pasar secara kontinyu,” ujarnya.

Zaenal menjelaskan, sejak dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Hubungan kemitraan melalui penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern, serta diperkuat dengan pedoman pelaksanaannya dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 70 Tahun 2013.

Kesempatan Produk UKM dan Koperasi untuk masuk pasar dalam negeri terbuka luas, namun perlu pembinaan dan pendampingan agar produk lokal UKM & Koperasi dapat memenuhi standar pasar modern serta dapat bersaing dengan produk sejenis dari luar daerah.

“Pasar dalam negeri sebenarnya sudah sangat terbuka, tapi UKM perlu pembinaan dan pendampingan yang intensif. Karena selama ini banyak pembinaan dan metode pembinaan terhadap UKM, namun saling tumpang tindih dan jalan sendiri-sendiri,” imbuhnya. [metrosiantar]

0 Response to "Produk UKM Lokal Kurang Bersaing "