![]() |
| Ilustrasi - IST |
Bendahara acara Pasar Rakyat Salman ITB Aprilliyani Suryaningtias mengatakan, kegiatan itu merupakan rangkaian dari acara Milad Salman ITB yang ke 50. Miladnya sendiri jatuh pada 29 Maret silam.
Dalam kegiatan itu dilakukan beragam jenis acara di antaranya kuliner, bazaar, Riungan Binangkit (seminar Indonesia bagkit), pengajian budaya, serta talkshow kebudayaan.
"Kami juga menggelar tepang awal beasiswa (pertemuan perdana penerima beasiswa yatim kreatif dan kakak asuh)," jelas perempuan berhijab ini.
Aprilliyani Suryaningtias mengatakan, Pasar Rakyat yang diselenggarakan juga sebagai upaya untuk merangkul pelaku usaha kecil menengah.
"Sesuai temanya, Salman Untuk Semua. Kami ingin merangkul masyarakat khususnya ekonomi menengah ke bawah," ujar perempuan yang akrab disapa Tias itu.
Tias menjelaskan, khusus pada bazzar kuliner yang ikut para pedagang kaki lima. Hal itu diharapkan agar para pedagang kaki lima memiliki wadah yang lebih luas.
"Sebanyak 17 pedagang kuliner merupakan pedagang kaki lima yang menjajakan panganan tradisional biar identitas khas Sundanya juga keluar dengan adanya makanan tradisional," terang dia.
Selain kuliner, kata Tias, ada pula bazaar pakaian, serta beragam jenis herbal. Untuk bazaar yang satu ini segmennya menengah ke atas.
Salman ITB juga mengajak para binaan dari 'Kampung Bangkit' untuk memeriahkan acara yang digelar selama dua hari yakni 19-20 April 2014.
Menurut Tias binaan Kampung Bangkit yang meramaikan Pasar Rakyat berasal dari kampung Cimenyan, Cililin, serta Mekarwangi.
"Produk yang dijual mayoritas makanan," ujar Tias.
Tias menjelaskan, Kampung Bangkit merupakan program berkelanjutan yang sudah sekian tahun ini digarap oleh Salman ITB. "Kalau enggak salah ini sudah tahun ke empat. Mereka diberikan pembinaan, diberi modal dan lain-lain. Biar mandiri," terang dia.[inilah]

0 Response to "Pasar Rakyat Salman ITB Rangkul UKM"